Central Kalimantan, Orangutan Voyage : Rombongan dari Keraton Kaprabonan Cirebon mengunjungi Taman Nasional Tanjung Puting, di dampingi oleh Orangutan Voyage rombongan bertolak dari Pelabuhan Pariwisata Kumai Selasa pagi (11/10). Dalam kunjungan tersebut turut serta, Mama Ir. Pangeran Hempi Raja Kaprabon, Pangeran Haerudin Kaprabon, Akbarudin Sucipto selaku Ketua Komisi Informasi Kota Cirebon, Jay dari Komunitas Satu Bumi Cirebon, Muhammad Arifin dari Blogger Cirebon beserta para penari dari Sanggar Galih Kangkung Kaprabonan.

Dalam perjalanan  ke Camp Leakey salah satu pusat rehabilitasi Orangutan yang memerlukan waktu selama 4 jam dengan menggunakan transportasi sungai khas Kalimantan yaitu Kelotok, rombongan Keraton Kaprabonan dimanjakan dengan pemandangan alam yang masih asli yang tak pernah dijumpai sebelumnya. Diatas Kelotok para rombongan memanfaatkan waktu luang dengan mengabadikan momen-momen istimewa dengan ber-selfi ria.

Sementara yang lain asyik berfoto, Orangutan Voyage melalui Aidi Syarifudin banyak bercerita tentang Kalimantan, Suku Dayak, Kesultanan Kotawaringin dan Taman Nasional Tanjung Puting kepada Mama Pangeran Haerudin Kaprabonan. Keterangan Aidi Syarifudin “Tanjung Puting telah ditetapkan sebagai Taman Nasional sejak tahun 1982 oleh Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan, sedangkan status sebelumnya ialah Cagar Alam dan Suaka Margasatwa yang ditetapkan oleh Pemerintah Hindia Belanda pada tahun 1937.

Sesekali nampak hewan-hewan khas hutan Kalimantan yang tumbuh dan berkembang di alam bebas, rombongan pun dapat dengan menyaksikan langsung momen tersebut. Diringi suara kicauan burung, mata Jay Satu Bumi Cirebon menatap waspada ke arah rawa-rawa sambil berharap dapat melihat buaya liar dari atas Kelotok.

Sesampainya di Camp Leakey, hujan deras membuat langkah rombongan Keraton Kaprabonan terhenti sejenak di ruang informasi yang ada Camp Leakey.

Semakin deras hujan, justru semakin penasaran, beruntung hujan reda, rombongan pun segera melanjutkan perjalanan, setelah berjalan selama 30 menit menyusuri jalan setapak di Taman Nasional Tanjung Puting rombongan tiba di feeding platform. Feeding platfrom ialah panggung yang terbuat dari kayu setinggi 1 meter dari lantai hutan, lebar 1 meter dan memiliki panjang 2 meter.

Di feeding paltform Rombongan Keraton Kaprabonan berkesempatan melihat langsung Orang Utan meski hanya kurang dari 1 menit dan hanya 1 ekor orangutan yang datang disebabkan hujan ,rombongan pun sempat foto bersama di feeding platform.

Di feeding paltform, rombongan Keraton Kaprabonan dikejutkan dengan kedatangan rombongan Anggota Komisi C DPRD Kota Cirebon dengan Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata Kota Cirebon, Drs Dana Kartiman, momen itu pun tak disia-siakan dengan berfoto bersama. Pengalaman berkesempatan berkunjung ke Taman Nasional Tanjung Puting adalah menjadi salah satu rangkaian acara tim dari Keraton Kaprabonan mengikuti acara Festival Keraton Nusantara ke X yang digelar pada 9 – 12 Oktober 2016 di Pangkalan Bun, Kotawaringin, Kalimantan Tengah.

Oleh : Muhammad Arifin, Blogger Cirebon untuk Orangutan Voyage.